Tampilkan postingan dengan label Bahan Ajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahan Ajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Mei 2015

metode kombinasi: harga perolehan dan negosiasi suatu alternatif

didalam buku Robert N Antoni, sistem pengendalian manajemen, ada 3 metode penentua  harga transfer yaitu :
1. harga pasar
2. harga perolehan
3. negosiasi


nah seiring berkembangnya bisnis kekinian, dimana ekonomi Islam menjadi salah satu sistem dari ekonomi, ekonomi Islam atau sistem ekonomi Islam bukan hanya menjadi milik umat yang beragama Islam, melainkan semua orang dibolehkan untuk menerapkannya, pertanyaan mendasar apakah metode penentuan harga transfer yang ada saat ini masih relevan dengan sistem ekonomi Islam...???, ini menimbulkan suatu pertanyaan, apakah dengan harga pasar, atau harga perolehan ataupun negosiasi sudah dapat dikatakan sudah mengandung nilai-nilai atau prinsip-prinsip Islam...??, tentu jawabnya belum tentu, nah disini penulis mencoba memberikan alternatif, untuk menjembatani hal tersebut dengan metode yang ke empat, 

4. kombinasi antara harga perolehan dan negosiasi.

metode kombinasi antara harga perolehan dan negosiasi adalah metode yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW, jika kita menoleh kesejarah bagaimana beliau berdagang, membawa barang dagangan Siti Khadijah, ketika beliau hendak menawarkan kepada calon pembeli beliau menyebutkan harga perolehan, kemudian calon pembeli melakukan penawaran (negoasiasi) antara pembeli dengan Nabi, kemudian jika disepakati, terbentuk harga, dengan dasar suka sama suka, maka terjadilah jual beli. Nah saya rasa ini dapat dijadikan rujukan dalam penentuan harga transfer diantara masing-masing divisi dalam suatu perusahaan,

Jumat, 25 Oktober 2013

To Qualify or Not



To Qualify or Not
Pendahuluan
            Jane Ashley adalah staf akuntan di Viccio & Martin, sebuah KAP yang terletak di Windsor, Ontario. Jane telah menjadi mahasiswa magang selama di bangku kuliah, dan selama periode pertama pekerjaannnya dengan KAP itu, ia mendapat keistimewaan terlibat dalam beberapa audit berbagai perusahaan berskala menengah di wilayah Widsor, dimana ia mendapatkan beberapa pengalaman audit yang berharga. Tak lama setelah menyelesaikan tugas akhirnya, ia merasa siap untuk menerapkan pengetahuan pelajarannya kedalam pekerjaan dan menunjukkan  kemampuannya kepada para senior dan rekan di Viccio& Martin.
            Dalam penugasan pertamanya, Jane ditempatkan disebuah tim audit yang terdiri dari dirinya dan Frankie Small senior yang telah lima tahun menjadi akuntan berkualitas, dan telah menjadi staff selama sepuluh tahun. Ia disegani diperusahaan itu dan terkenal akan kemampuannya mendatangkan pekerjaan sesuai anggaran.
Model Inc adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang distribusi mainan rakit sendiri, model replika mainan dan produk mainan lainnya. Model Inc beroperasi dari sebuah gudang pusat di Windsor, tetapi juga mendistribusikan dari sebuah gudang kecil di Toronto, dan memiliki tempat penyimpanan di Michigan karena Model Inc membeli barang dari perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat. Model Inc adalah klien terbesar KAP Viccio & Martin. Model Inc tutup buku pada tanggal 30 April. Model Inc menerapkan sistem persediaan periodik.
Pada malam sebelum hari pertama kerja lapangan, Jane lembur untuk meninjau ulang dokumen-dokumen audit tahun sebelumnya, program audit tahun ini dan catatan perhitungan tahun ini, sehingga ia bisa memperoleh pengetahuan akan bisnis sang klien. Saat meninjau kertas persediaan perhitungan tahun ini, ia menemukan banyak item yang asing dan dirujuk hanya dengan nama produk yang umum, tanpa nomor seri, tanpa nomor pesanan.
Hari pertama kerjanya, Jane diberi tanggungjawab atas Cut-off Account payable, Jane kesulitan dalam menemukan banyak faktur. Menerut petugas utang, faktur yang diterima setelah tanggal tutup buku belum dimasukkan ke dalam tahun ini, tetapi seharusnya telah dimasukkan. Jane mendapatkan daftar dan menelusurinya ke ayat jurnal. Kemudian jane melakukan prosedur audit terhadap daftar tambahan. Jumlah total Cut-off  menurut perkiraannya adalah lebih dari $400.000. Dia juga banyak menemukan faktur setelah tanggal 30 april, tetapi arus barang telah berpindah tangan (biaya pengiriman ditanggung oleh penjual FOB Shipping point) sebelum tanggal 30 April.
Laporan dari manajemen menunjukkan bahwa Laba sehat $150.000, Neraca utang $1,4 jt, lebih stengah juta dari tahun lalu, neraca piutuang senilai $800.000, naik $100.000 dari tahun sebelumnya. Perusahaan mempunyai kredit operasi $1 jt. Perusahaan memiliki 2 gudang yang memiliki kekayaan bersih kira-kira 1,6 jt pada nilai pasar.
Jane mempertanyakan malasalah temuannya pada Frankie, Frenkie pun bingung dan kaget atas keseluruhan masalah itu. Catatan atas utang yang ditemukan Jane tidak tercatat, dan dilakukan kembali audit atas cut-off akun utang lainnya. Total koreksi yang dibuat atas utang senilai $300.000. Lap keuangan menunjukkan kerugian senilai $150.000. Mrs Hyst adalah Meneger Kepala dan sekaligus pemegang 50 persen saham perusahaan terkejut dengan temuan itu. Menjelang proses audit berakhir Mrs Hyst menemui auditor dann memberitahu bahwa mungkin ada persediaan yang belum dimasukkan dalam perhitungan. Ia memberikan daftar lebih kurang $200.000 berisi catatan persediaan di gudang Toronto, gudang di Michigan, barang-barang yang sedang diangkut dan barang-barang yang disimpan di lokasi.
Setelah ditelusuri, tidak ada persedian yang disimpan atas nama Model Inc dan barang-barang yang diperjalanan proses pengiriman sudah tercatat dan tidak ada bukti yang dapat dipercaya kalau barang-barang di gudang Toronto dan Michigan belum dihitung. Dari item-item di daftar tambahan, $50.000 diperhitungkan untuk persediaan yang dimasukkan kedalam harga pokok penjualan dimana jumlah lainnya sejumlah $150.000.
Dalam rapat dengan Auditor, Mrs Hyst menyatakan kalau ia menunjukkan kerugian semacam ini, bank pasti akan menagih pinjaman operasional senilai $1 jt dan perusahaan akan tenggelam. Setelah rapat Mr Viccio menjelaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan niat baik managemen untuk menambahkan $150.000 ke persediaan. Namun Jane heran, ia merasa karna tak ada bukti yang mendukung klaim yang dibuat klien. KAP seharusnya berhati-hati, ia juga menceritakan pengalamannnya kepada Mrs Viccio  dan Frankie bagaimana perusahaan itu menyelesaikan utang dagangnya. Mr Viccio mengatakan bahwa dalam situasi ini, kita harus menolong Klien, kita tidak bisa bertanggungjawab atas kehancurannya.
Jane pulang dengan bingung sekali, Ia merasa bahwa keputusan Viccio berdasarkan pada biaya audit bahwa figuran buruk laporan keuangan akan mengakibatkan pencabutan pinjaman dan Mr. Viccio tidak akan mendapatkan bayaran. Jane juga kecewa dengan tingkat tanggungjawab Farngkie , Jane tidak bisa percaya fakta apa yang terjadi, mengingat fakta bahwa alasan dilakukannya audit beberapa tahun lalu seiring meningkatnya pinjaman operasional, dan pemasok besar Model Inc meminta laporan keuangan, yang tujuannya untuk membuat keputusan apakan akan memberikan kredit lagi ke perusahaan itu atau tidak.
Hari berikutnya, Jane mengungkapkan pendapatnya pada rapat pagi yang diadakan di ruangan Mr Viccio, ia diberi tahu bahwa jumlah nilai $ 150.00, akan ditambah kembali ke persediaan.
Pertanyaan
.         Apa yang harus Jane lakukan?
Dari Analis Kasus tersebut Jane sudah melakukan apa yang seharusnya ia lakukan sebagai seorang staff auditor professional.
Mengapa?
Karena Jane menjunjung tinggi Independensi dan sikap Skeptisisme Profesional Auditor

Rabu, 31 Juli 2013

Kardell Paper Co



Kardell Paper Co

Latar Belakang
Didirikan pada saat pegantian abad di Sungai Cherokee, bagian tenggara Ontario oleh keluarga Kardell. Tahun 1985 Kardell Paper Co berkembang sangat pesat dengan pendapatan $ 1,7 M pertahun. Keluarga Kardell tidak lagi memiliki Saham perusahaan, karena Saham sudah dijual kepublik. Laporan keuangan baik dengan kebijakkan perusahaan membayarkan bonus ke CEO dan eksekutif senior.

Kardell terletak di dekat Reverside, komunitas yang tinggal terdiri 2.000 orang, Riverside tergantung hidup dari pabrik, sekitar 500 orang bekerja disana. Meskipun pabrik ketinggalan jaman, tetapi tetap efesien dan menguntungkan, hanya saja “mental perlindungan lingkungan tidak dirancang” air limbah dibuang ke sungai Cherokee disaring hanya untuk menghapus tingkat kontaminasi sebagaimana yang diatur dala peraturan provinsi. Ada pabrik lainnya disebelah hulu dari pabrik Kardell.

Jack adalah seorang insinyur muda, merupakan asisten manajer produksi di pabrik Kardell, ia cukup peka terhadap masalah lingkungan dan senantiasa mengikuti perkembangan teknologi terkini dari pabrik kertas. Jack memantau aktifitas dari laboratorium pabrik, yang pada tahun 1985 memperkerjakan sorang mahasiswa magang untuk melakukan tes kualitas air di sungai Cherokee yang terletak dihilir pabrik.

Tes ini diambil diseluruh kedalaman sungai. Dilakukan tes dekat pipa pembuangan pabrik yang menunjukkan angka tinggi untuk sebuah bahan kimia industry yang disebut SONOX. Jauh dari pabrik dan ditepi seberang sungai, air hanya menunjukkan jumlah jejak kecil Sonox. Sonox digunakan dalam pembuatan kertas bleached kraf yang mulai di produksi Kerdell dalam beberapa tahun terakhir. 

Isu
Mahasiswa menemukan bahwa laboratoruim tidak memasukkan pembacaan Sonox yang tinggi dalam laporan bulanan manajemen. Ini menjadi bahan bagi Jack, kemudian Jack tahun 1985 Jack membuat laporan ke CEO, dengan rekomendasi harus dilakukan penelitian yang mendalam tentang situasi dan implikasinya terhadap kesehatan masyarakat dan efek jangka panjang ekologi.

Dalam rekomendasi Kardell melaksanakan “audit lingkungan” pada operasionalnya, Jack menunjukkan bahwa Dokter local di Riverside telah mengungkapkan keprihatinan atas apa yang berimbas pada tingkat keguguran dan gangguan pernapasan pada masyarakat yang luar biasa tinggi. Jack mengatakan pada CEO bahwasanya ada data yang menyarankan kemungkinan hubungan antara masalah kesehatan dan sonox, tetapi tidak ada bukti yang pasti.

Dalam mengangkat keprihatinan ini Jack menawarkan solusi pilihan kepada CEO yaitu Kardell untuk menadopsi teknologi baru yang menggunakan teknik daur ulang untuk air limbah. Teknologi tersebut beroperasi secara tertutup dan tidak hanya melindungi lingkungan tetapi memperoleh kembali limbah kemudian dijual kembali kepada produsen kimia. Dengan demikian dalam jangka panjang proses baru akan efektif dari sisi biaya. Dalam jangka pendek bagaimanapun juga menyesuaikan. dengan menggabungkan teknologi baru akan menelan biaya sekitar $70 juta, dan selama proses retrofit, pabrik harus beroperasi pada tingkat kapasitas yang rendah selama sekitar satu tahun dan mungkin ditutup sama sekali untuk satu tahun tambahan demi membuat perubahan.

Kamis, 25 Juli 2013

Fidusia Lord Conrad Black?



Fidusia Lord Conrad Black?
Pada tanggal 17 November 2005, Conrad Black dan tiga eksekutif lainnya dari Hollinger  International Inc. dituduh atas sebelas penipuan berkaitan dengan pembayaran yang diduga menyamar sebagai “biaya non kompetisi”, atau dalam satu kasus perjanjian manajemen “break-up free”, dan penyalah gunaan tunjangan perusahaan.  Pembayaran dituduh sebagai serangkaian transaksi self-dealing baik rahasia atau menyesatkan yang melibatkan penjualan serangkaian berbagai kelompok penerbitan surat kabar di Amerika Serikat dan Kanada. Penjulan melibatkan beberapa ratus surat kabar, dan penggelapan  yang diduga lebih dari $80 juta dari hasil.
Hollinger International Inc, perusahaan holding AS yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, telah dibangun oleh Black selama bertahun-tahun hingga memiliki ratusan surat kabar, termasuk Chicago Sun-Times, Daily Telegraph di London, National Post di Toronto, dan Jerussalem Post di Israel. Sebagai pengakuan atas kecerdasan bisnisnya, pada tahun 2000 Black diberi gelar kebangsaan oleh Ratu Inggris Queen Elizabeth dan diberi gelar Lord Black Crossharbour dan diberihak untuk duduk di House of Lords Inggris.  Dicegah untuk menerima gelar Lord-nya oleh Jean Chretien, Perdana Mentri Kanada, Black mengundurkan diri dari kewarganegaraan Kanada untuk menjadi warga Negara  Inggris dalam rangka menerima penghormatan mereka.
Black tidak memiliki mayoritas saham kelas A Internasional yang dimiliki oleh publik, tetapi ia (sebagai CEO dan pemilik utama) dan rekan-rekannya mengontrol melalui mayoritas kepemilikan saham Kelas B mereka yang membawa referensi 10-1 suara atas saham kelas A. Dia dan rekan-rekannya yang memiliki 98,5 persen dari Ravelston Corporation Limited, sebuah perusahaan Kanada pribadi dengan kantor pusat di Toronto yang menyebabkan ia memiliki paling sedikit 70 persen dari  Hollinger, Inc. , sebuah perusahaan induk Kanada yang diperdagangkan di Bursa Saham Toronto. Hollinger, Inc., memilki 30,3 persen dari ekuitas (kelas  A dan B) Internasional, yang pada akhirnya memberikan perusahaan itu,  dan Black, 72,8 persen dari hak suara di International.  Jenis pengaturan demikian, yang memungkinkan control perusahaan dengan kepemilikan kurang dari mayoritas ekuitas perusahaan dikenal sebagai  “beberapa hak suara,”atau “hak suara super”.
Para  direktur International – yang seharusnya berdiri melawan Black atas nama publik yang berinvestasi – dipilih oleh Black, mungkin dipilih untuk alasan lain, bukan karena ketajaman bisnis mereka. Henry Kissinger, mantan Negara dan “direktur piala”, mungkin dipilih untuk ketenaran dan pengetahuan sejarah, pertahanan, dan politik yang semuanya merupakan hal yang menggairahkan Black.  Hal yang sama dapat dikatakan tentang direksi lainnya, termasuk Richard perle, mantan asisten sekretaris pertahanan dan ketua dewan penasehat Pentagon, Robert Strauss, mantan ketua Komite Nasional Demokrat dan duta besar untuk Uni Soviet; Richard Burt, mantan duta besar Jerman; dan James R. Thompson, mantan gubernur Illinois.  Direksi tersebut, yang diharapkan untuk bertindak sebagai pengawas perusahaan”, dan khususnya komite audit, tampaknya berlaku seperti old basset hound.  Cardinal capital management, yang menggugat dewan international pada tahun 2004, menggambarkan direktur … sebagai bersikap “pasrah dan diam” dan menuduh mereka “memberi cap karet”agar puluhan juta dolar dapat dibayarkan kepada para eksekutif perusahaan.
Black tidak asing lagi dengan sorotan publik, atau pengawasan publik. Di awal kariernya, ia telah mencapai ketenaran karena sifat arogannya yang spektakuler dan blak-blakan, karena menjadi penulis biografi terkenal dari individu yang berperan signifikan, untuk mendahului rekayasa pemulihan surplus dana pensiun karyawan ketika status hukum mereka berada dalam keraguan dan terakhir untuk menjalankan kleptorasi perusahaan. Tuduhan menjalankan kleptorasi perusahaan muncul ketika Black meminta perdamaian dari pemegang saham minoritas yang dirugikan yang menghalangi kemampuannya untuk menjual Daily Telegraph kepada saudara-saudara Barclay.  Pada kesempatan itu Hakim Strine dari Chancery chourt of Delaware menemukan bahwa Black tidak dapat dipercaya, dan mengatakan :
Black juga secara khas membela kegagalan dalam menginformasikan dewan International tentang diskusinya dengan Barclay.  Akan tetapi, sekali lagi, ia tidak bisa menyangkal fakta-fakta ini. Pada point yang dapat diperdebatkan lebih lanjut, saya menemukan Black mengelak dan tidak bisa diandalkan .penjelasannya tentang peristiwa penting dan motivasinya sendiri tidak mengandung kebenaran.
Bukti yang diberikan kepada Hakim Strine pada akhirnya bertanggung jawab atas tuduhan penipuan yang merupakan subjek kasus sini.
Lazim bagi perusahaan yang menjual unit bisnis untuk setuju tidak bersaing dengan unit tersebut dalam periode beberapa tahun. Hal ini biasa, namun tidak biasa bila eksekutif perusahaan setuju untuk tidak menjual untuk bersaing secara pribadi, dan harus dibayar untuk melakukannya.  Hal yang sangat biasa bagi eksekutif untuk memutuskan berapa banyak dari harga jual dia harus bayar – sebagaimana Black lakukan – dan berapa banyak yang harus dibayarkan kepada perusahaan penjualan.  Mengambil keputusan seperti itu menempatkan pengambil keputusan dalam posisi self-dealling – sebuah konflik kepentigan yang paling tidak ,mengharuskan pengungkapan perusahaan penjual dan penerimaan persetujuan.  Dalam hal ini, Black seharusnya mengungkapkan pihak terkaitnya, menghadap sendiri kepada dewan  International dan memperoleh persetujuan mereka.  Black mengklaim dia sudah melakukannya, tetapi jaksa mengatakan tidak karena dia gagal menyediakan informasi yang cukup dan atau menyesatkan dewan pada berbagai kesempatan.
Menurut siaran pers dakwaan dalam satu kasus – penjualan dari 50 persen hak di National Post kepada Can West Global Communication Corp sekitar $52,1triliun :
Black menegosiasikan kesepakatan ,… sementara Boultbee, Atkinson dan Kipnis berpartisipasi dalam meninjau dan menyelesaikan transaksi yang dialokasikan sekitar $51,8  juta untuk perjanjian non kompetisi.  Hal ini diduga dilakukan sebagai mekanisme untuk membayar Boultbee dan Atkinson bonus untuk mengambil keuntungan dari manfaat pajak yang mensahkan penerimaan pembayaran non kompetisi di bawah Undang-undang Perpajakan Kanada.

Senin, 22 Juli 2013

AKUNTANSI MARK TO MARKET DAN KEHANCURAN AIG

AKUNTANSI MARK TO MARKET DAN KEHANCURAN AIG

            American International Group Inc. (AIG) dulunya merupakan perusahaan asuransi terbesar dunia dengan kantor-kantor utama di New York, London, Paris, dan Hong Kong. Sejak 2005 sampai 2008, perusahaan mengalami serangkaian permasalahan akuntansi. Pertama, AIG dihukum karena kecurangan dalam laporan keuangan, dan selanjutnya, karena melaporkan kerugian tidak terealisasi dalam jumlah sangat besar yang mengakibatkan perusahaan diambil alih oleh pemerintah. Sepanjang periode ini, perusahaan mengalami empat kali pergantian CEO.
            Pada 6 Juni 2005, Securities and Exchange Commission (SEC) melayangkan tuntutan kepada para eksekutif di AIG dan General Re yang isinya dugaan bahwa mereka telah melakukan penipuan sekuritas dengan ikut serta dalam dua transaksi reasuransi palsu yang seakan-akan meningkatkan penyisihan kerugian yang harus ditanggung AIG sebesar $500 juta, sehingga menjadikan laporan keuangan AIG tampak lebih baik daripada di kuartal keempat tahun 2000 dan kuartal pertama tahun 2001. Menurut SEC, “Transaksi tersebut dimulai oleh AIG untuk memadamkan krisis oleh analis terkait dengan pengurangan penyisihan kerugian perusahaan pada kuartal ketiga tahun 2000.” Miliuner Warren Buffet, yang memiliki General Re, tidak terlibat dalam tuntutan SEC, tetapi Maurice Greenberg, CEO AIG kemudian, diidentifikasi sebagai konspirasi pembantu, namun tidak dituntut, dan dia mengetahui adanya transaksi palsu tersebut. Setelah itu, Greenberg diberi tekanan agar meninggalkan perusahaan.
            Pada Februari 2006, AIG setuju untuk membayar denda sebesar $1,6 miliar dan dua tahun kemudian lima mantan eksekutif General Re dan AIG dinyatakan bersalah atas penipuan sekuritas. Sementara itu, AIG telah beberapa kali mengganti CEO nya. Pada 2005, Greenberg digantikan oleh Martin Sullivian, yang kemudian digantikan oleh Robert Willumstad pada Juni 2008 setelah AIG mencatat kerugian sangat besar dan harga sahamnya anjlok. Tiga bulan kemudian, Willumstad diganti oleh Edward Liddy, setelah pemerintah mengambil alih AIG.
            Meskipun bisnis utamanya adalah menjual asuransi, pada 1987 AIG mulai berjualan produk-produk keuangan melalui anak perusahaannya AIG Financial Product Corp. Satu dari produk utamanya adalah kontrak penukaran (swap) kredit jatuh tempo pada investasi pendapatan tetap seperti efek beragun KPR dan derivatif beragun KPR lainnya. Bagaimanapun juga, kontrol internal anak perusahaan sangat lemah. Pada akhir November 2007, auditor AIG, PricewaterhouseCoopers menaruh perhatian pada Sullivan terkait dengan kelemahan material dalam area manajemen risiko.
            Pada Maret 2008, Kantor Pengawas Penghematan, “Kami cemas bahwa pengawasan perusahaan terhadap produk-produk keuangan AIG …. kekuarngan elemen kritis yang mencakup independensi, transparansi, dan ketelitian optimal.
            Namun demikian, anak perusahaan terus menjual produk keuangannya, termasuk kontrak penukaran kredit jatuh tempo pada efek beragun asset sebesar $441 miliar, $57,8 miliar dari jumlah itu terkait dengan efek beragun KPR. Ketika krisis KPR subprime muncul pada 2007, AIG mulai mencatat kerugian pada penukaran kredit jatuh tempo ini sebagai hasil dari FASB 157. Financial Accounting Standards Board (FASB) menerbitkan pernyataan No. 157 tentang Pengukuran Fair Value pada 2006 yang mulai berlaku pada 2007. Pengaturan pengukuran Fair Value, dinyatakan sebagai peraturan “mark to market”, mengharuskan asset dan kewajiban financial dinilai ulang pada nilai pasarnya di tiap periode pelaporan. Dalam kasus sebuah instrument keuangan, hal ini berarti ada pada kutipan harga instrumen pada pasar aktif. Karena pasar untuk KPR subprime memburuk, maka demikian pula pasar keuangan instrumen beragun KPR tersebut.
            Pada Februari 2008, kerugian yang belum terealisasi sebesar $4,8 miliar, yang meningkat hingga $11 miliar pada akhir bulan. Pada bulan Juni, Sullivan mengundurkan diri dari posisi CEO, tetapi diberikan pesangon khusus (golden parachute) sebesar $15 juta. Pada 16 September, AIG dilaporkan merugi sebesar $13,2 miliar pada enam bulan pertama tahun 2008. Sahamnya diperdagangkan pada harga $3,14, mengalami penurunan lebih dari 90 persen dari puncaknya pada nilai pasar $190 miliar pada akhir 2006. Pemerintah federal memutuskan bahwa AIG, salah satu dari lima perusahaan keuangan terbesar dunia, “terlalu besar untuk gagal”, karenanya mereka mengumumkan langkah penyelamatan bagi perusahaan tersebut. Pemerintah akan menyediakan fasilitas likuiditas kredit sebesar $85 miliar, yang kemudian ditingkatkan, sebagai balasan dari penerimaan jaminan/kuasa yang pada hakekatnya memberikan pemerintah kepemilikan ekuitas perusahaan sebesar 79,9 persen di AIG. Pada 17 September, AIG menguras habis (drew down) $28 miliar dari fasilitas likuiditas kredit tersebut. Hingga 24 Oktober, AIG telah menguras habis $90,3 miliar dari total dana penyelamatan sebesar $122,8 miliar.
            Dalam kesaksian dihadapan House of Representatives Committee on Oversight and Government Reform pada 7 Oktober 2008, Willumstad melayangkan sebagian kesalahan atas kegagalan perusahaan pada peraturan akuntansi yang memaksa AIG untuk mencatat kerugian yang belum terealisasi pada pertukaran kredit jatuh tempo.
            Bagaimanapun juga, ketika pasar untuk obligasi di bawah jaminan membeku hingga akhir 2007, peraturan akuntansi mengharuskan AIG untuk memberikan nilai “mark to market” pada pertukaran (swap) tersebut. Akan tetapi, api pasar saat itu tidak berfungsi. Cara peraturan akuntansi itu diterapkan dalam situasi yang tidak diperkirakan sebelumnya ini mendorong AIG untuk mengakui puluhan miliar dolar kerugian akuntansi pada kuartal keempat tahun 2007 dan dua kuartal pertama tahun 2008, meskipun, sejauh yang saya ketahui, AIG telah melakukan sedikit pembayaran pertukaran kredit jatuh tempo yang telah ditulisnya dan mayoritas sekuritas yang menjamin penukaran (swap) tersebut masih memiliki grade investasi atau yang lebih baik dari perusahaan pemeringkat.
            Jadi, menurut Willumstad, kehancuran AIG dan upaya penyelamatan yang mengikutinya merupakan hasil dari akuntansi mark to market. Dalam pidato di hari berikutnya, Lynn Turner, mantan kepala akuntan di SEC, berkata, “AIG meyalahkan kejatuhan pada peraturan akuntansi yang mengharuskan untuk mengungkapkan kerugian perusahaan pada investor, Itu sama saja, saudara-saudara, seperti menyalahkan thermometer karena telah menunjukkan bahwa seseorang itu terkena demam karena suhu tubuhnya tinggi.” Pada 10 Oktober 2008, FASB melonggarkan peraturan akuntansi mark to market, membolehkan perusahaan untuk meninggalkan kebiasaan menerbitkan sekuritas jika tidak ada pasar yang siap untuk mereka, dengan keberadaan dan sifat sekuritas tersebut diungkapkan.